Prosedur Tetap Menghadapi keadaan Gawat Darurat

 

Prosedur Tetap Menghadapi Keadaan Gawat Darurat

di Pengadilan Tinggi Denpasar

 

1.       Huru-Hara atau Demonstrasi ;

Jika ada sekelompok masa yang demo di kantor Gedung Pengadilan Tinggi Denpasar baik untuk melakukan Dedmonstarsi maupun untuk menyampaikan pendapat jika tidak ada Aparat kepolisin yang memantau kegiatan tersebut maka sebagai tindakan pencegahan/ preventif maka sampaikan informasi tersebut kepada kantor polisi terdekat untuk hal ini adalah kantor polisi di Renon Nomor telepon (0361) 256770 atau ke Pusat Pengaduan Kepolisian 110 ( termasuk untuk kegiatan keamanan lainnya atau telah terjadinya tindak Pidana Kejahatan ).

2.       Kebakaran ;

a.       Bila kebakaran dalam skala kecil, gunakan alat pemadam api yang tersedia di kantor dengan tata cara yang tertera dalam tabung ;

Cara menggunakan Alat Pemadam Api Portable :

1)   Perhatikan jenis pemadam, dari label yang tertera pada dinding tabung.

2)   Cabut Pengaman.

3)   Pegang tabung pengaman dengan kuat.

4)   Ambil jarak secukupnya lalu arahkan corong pemadam pada api yang akan dipadamkan.

5)   Tekan tuas pembuka dan lakukan gerakan menyapu dari sisi ke sisi lain hingga api padam.

b.      Apabila pakaian yang dikenakan terbakar api, lakukan langkah-langkah berikut

  • BERHENTI di tempat anda berada.
  • Segera JATUHKAN DIRI anda ke lantai.
  • BERGULING terus menerus sambil menutupi wajah dan mulut dengan telapak tangan - hal ini mencegah bagian wajah terbakar dan mencegah banyaknya asap yang masuk ke dalam hidung - bergulinglah sampai api padam.
  • Apabila api belum padam BALUTKAN KAIN BASAH kepada badan anda.
  • DINGINKAN luka bakar dengan air selama 10-15 menit.
  • Bantuan paramedic sangat disarankan.

c.       Bila anda sedang terjebak dalam kebakaran di gedung perkantoran

  • Berusahalah untuk tetap tenang. Hal ini wajib dilakukan dalam situasi apapun, dan dimanapun agar tindakan yang kita lakukan terarah dan tepat.
  • Bunyikan tanda kebakaran yang tersedia segera. Peringatkan orang lain yang berada di dalam gedung kantor tersebut.
  • Menuju ke tangga darurat, disarankan untuk tidak memakai lift. Penggunaan lift disaat keadaan darurat dapat menimbulkan gangguan saraf dan perhentian lift secara mendadak.
  • Bila terjebak asap berusahalah agar asap tidak masuk ke dalam organ pernafasan anda. Bila asap sangat tebal, usahakan supaya posisi anda serendah mungkin. Kain atau tisu basah dapat digunakan untuk melindungi hidung anda.
  • Hubungi Pemadam Kebakaran di Nomor Telepon : ( 0361 ) 480640 ( Kodya Denpasar ) atau Pusat Layanan Penanggulangan Bencana Kota Denpasar ( 0361 ) 223333.

 

3.       Gempa Bumi :

a.    Jika berada di dalam ruangan :

1.    Lindungi kepala dan wajah

2.    Berlindung di sudut ruangan dan dinding

3.    Meringkuk rapat ke dinding

4.    Jauhi pintu tertutup, jendela, kaca, cermin besar, rak, dan lemari

5.    Jika berada di lantai atas, berpegang pada tiang bangunan, jangan buru-buru turun, bertahan hingga guncangan usai, jika sudah aman keluarlah dari dalam bangunun dan perlu diketahui, gempa bumi hanya terjadi dalam waktu yang singkat ( dalam hitungan menit ). Yang paling penting adalah tetap tenang, karena jika panic akan dapat melakukan hal-hal yang irrasional seperti melompat dari atas gedung, berdesak-desakan saling dorong dengan orang lain yang sama-sama ingin cepat-cepat keluar gedung sehingga dapat terjadi saling injak atau terjatuh.

b.   Di luar ruangan :

1.    Pergilah ke tempat terbuka

2.    Jauhi bangunan, pepohonan, tiang listrik, dan jembatan

3.    Jika di dalam mobil, segera hentikan mobil dan berbaring disamping mobil

c.    Setelah gempa selesai ;

1.    Periksa kondisi tubuh anda, apakah terdapat luka atau cedera

2.    Segera tutup saluran gas, padamkan listrik dan air

3.    Tetap waspada, jauhi bangunan rusak akibat guncangan gempa

4.    Jika dekat laut, pergilah ke tempat tinggi ( >10 m ) yang stabil dan aman dari tsunami.

 

4.       Bantuan Paramedik :
Rumah Sakit Sanglah : ( 0361 ) 227911 Ext. 260 (ambulan untuk orang sakit ), Ext. 111 ( ambulan untuk jenazah ).